Minggu, 20 Maret 2016

Resep Ayam Tandoori

Siang ini saya ingin makan siang , di dalam benak saya , tidak ada resep masakan yang hinggap di kepala saya , ahkirnya saya mencoba masakan yang jarang diminati masyrakat Indonesia yaitu masakan India . Saya Searching dan ketemu resep Ayam tandoori dari cookpad.com

Berikut resepnya :

Tandoori Chicken India

Bahan-Bahan :
  • 3 buah paha ayam bagian atas dan bawah, fillet dan buang kulitnya
  • 1 sdt air jeruk lemon
  • ½  sdt garam
  • minyak goring

Bumbu Halus
  • 2 sdt bawang putih bubuk
  • ½ sdt jahe bubuk
  • ¼ sdt cengkih bubuk
  • ¼ sdt pala bubuk
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • ¼ sdt adas
  • ¼ sdt klabet
  • ¼ sdt bunga pala
  • 1 sdt merica hitam bubuk
  • ¼ sdt kapulaga bubuk
  • 2 sdt paprika bubuk
  • 50 ml yoghurt (pake yogurt cimory plan bisa ) 

Bahan Pelengkap :
  • ½ buah bawang Bombay, iris bulat
  • 1 buah jeruk lemon, iris bulat

Cara Membuat Tandoori Chicken/Ayam Tandoori :
  1. Lumuri ayam yang telah difillet dengan bumbu halus, yoghurt, garam, dan air jeruk lemon.
  2. Tusuk-tusuk ayam dengan garpu, lalu simpan di lemari es selama 60 menit.
  3. Letakkan ayam diatas loyang yang telah dialasi dengan alumunium foil dan diolesi minyak.
  4. Panggang ayam di dalam oven selama 35 menit pada suhu 180 derajat Celcius.
  5. Selama pemanggangan, ayam dibolak-balik dan diolesi minyak hingga matang.
  6. Sajikan dengan pelengkapnya.
sumber : https://cookpad.com/id/cari/tandoori

Fungsi Satuan Dan Organisasi Metode

Fungsi Satuan Oganisasi dan Metode 
Secara sederhana organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Ciri-ciri organisasi ialah:
1) terdiri daripada dua orang atau lebih
2) ada kerjasama
3) ada komunikasi antar satu anggota dengan yang lain
4) ada tujuan yang ingin dicapai.
                                                              
Organisasi dapat dilihat dengan dua cara berbeda, yaitu:
1) organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input untuk diolah yang berasal dari lingkungan serta menyalurkan output hasil pengolahan ke lingkungan kembali
2) organisasi sebagai sekelompok orang yang berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama (Monir H. Thayeb).
ARTI PENTING ORGANISASI DAN METODE
Organisasi adalah sekumpulan orang atau badan yang mempunyai tujuan yang sama. Pandangan umum organisasi dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
a. Sebagai wadah : tempat dimana kegiatan manajemen dijalankan.
b. Sebagai proses : memperhatikan interaksi/kerja sama antar orang-orang yang menjadi anggota organisasi tersebut :

Fungsi satuan organisasi dan metode

Pengertian organisasi dan metode (secara lengkap) adalah rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.
Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu :
1.      Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya,
2.      Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen,
A.    Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktuyang tersedia, dan
B.     Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan.
Dari uraian di atas terlihat jelas betapa eratnya hubungan antara manajemen, organisasi dan metode, bahkan sepertinya dapat dikatakan bahwa organisasi dan metode merupakan salah satu bidang pengkhususan dari manajemen.
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manager) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.

                     
http://bustanfirohtahafili.blogspot.com/2011/03/fungsi-satuan-organisasi-dan-metode_15.html

Hubungan Timbal Balik Antara Manajemen Organisasi dan Tata Kerja


A. Pengenalan Terhadap Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
Pengertian manajemen adalah proses kegiatan dan pendayagunaan sumber – sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Istilah organisasi dapat diartikan sebagai : Wadah sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
Proses : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien
Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.
Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
Sedangkan, tata kerja merupakan cara untuk melaksanakan kegiatan itu dengan benar dan berhasil sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia guna mencapai tingkat efisiensi yang maksimal.
B. Fungsi Manajemen Organisasi
Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan
(manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
Kegiatan manajemen dan aplikasinya dalam organisasi dan metode:
a. Planning (perencanaan)
Merupakan proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya.
Planning merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan
kegiatan fisik dan sangat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan
sasaran organisasi serta tujuan suatu program pembangunan.
Hal yang berkaitan dengan perencanaan dalam organisasi diantaranya dalah
rencana-rencana yang coba disusun oleh pengelola organisasi, seperti rencana kerja atau kegiatan serta anggaran yang diperlukan, teknis pelaksanaannya bisa melalui rapat-rapat, seperti:
• Rapat Kerja (pengurus organisasi) yang membicarakan rencana-rencana kerja pengurus serta kegiatan anggota yang akan dilakukan dengan satu atau lebih target yang akan dicapai.
• Rapat Anggaran, untuk menentukan berapa jumlah anggaran yang diperlukan untuk mendukung kerja organisasi atau untuk suatu event / kegiatan (wujudnya daftar RKA) atau proposal kegiatan.
b. Organizing (pengorganisasian)
Merupakan proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi -fungsi tersebut secara tepat. Organizing dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat. Yang harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara obyektif.
Dalam hal pengaturan, unsur yang perlu diperhatikan & diwujudkan adalah :
• Struktur Organisasi yang mampu menunjukkan bagaimana hubungan
(relationship) antara organisasi/bagian/seksi yang satu dengan yang lain.
• Job Description yang jelas yang mampu menjelaskan tugas masing-masing
bagian.
• Bentuk Koordinasi antar bagian dalam organisasi (misal. Rapat Koordinasi antar bagian, Rapat Pimpinan antar Organisasi, dll)
• Penataan dan Pendataan Arsip & Inventaris Organisasi harus diatur dan ditata dengan baik administrasi organisasi, seperti surat masuk, surat keluar, laporanlaporan, proposal keluar, data anggota, AD/ART, GBHK, presensi, hasil rapat, inventarisasi yang dimiliki, perangkat yang dipinjam dll.
c. Motivating (pendorongan)
Merupakan proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan
mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai. Motivating mencakup segi-segi perangsang baik yang bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karier, pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem upah yang menggairahkan pemberian tunjangan, penyediaan fasiliatas yang lengkap dan sebagainya.
d. Accounting (pelaporan)
Pelaporan merupakan unsur wajib yang harus dilakukan untuk menunjukkan sikap & rasa tanggung jawab dari pengurus kepada anggotanya ataupun kepada struktur yang berada diatasnya. Wujud kongkritnya adalah :
• Progress Report (Laporan Pengembangan Kegiatan) atau
• Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kegiatan
e. Controlling (pengendalian)
Merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakan
pengawasan, penyempurnaan dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan. Controlling sangat penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah dilaksanakan sehingga dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tindak lanjut, sehingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya.
B. Hubungan Timbal Balik antara Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja
Manajemen dan Organisasi
Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbale balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan terasebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungssional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.
Manajemen dan Tata Kerja
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a. Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b. Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c. Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen dan tat kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :
Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai factor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia. Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja
Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :
a) Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
b) Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
c) Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

Organisasi Dan Metode

I. Pengertian Organisasi dan Metode


 Istilah organisasi berasal dari kata organon/bahasa yunani. Yang berarti alat, tools. Desain organisasi (organizational design) merupakan proses memilih dan mengimplementasikan struktur yang terbaik untuk mengelola sumber-sumber untuk mencapai tujuan.
Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. atau dapat disebut sebagai bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi).
Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang.
   Pengertian organisasi dan metode secara lengkap: rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
Dalam hal ini banyak sekali pengertian organisasi menurut pendapat-pendapat para ahli sebagai berikut : 
1.   Organisasi Menurut Stoner : Pengertian Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
2.  Organisasi Menurut James D. Mooney : Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard : Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Pengertian organisasi dan metode secara lengkap: rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
Organisasi harus memiliki tiga unsur dasar, yaitu:
1. Orang-orang (sekumpulan orang)
2. Kerjasama
3. Tujuan yang ingin dicapai
Dengan demikian organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama dengan mendaya gunakan sumber daya yang dimiliki. Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.
Pengertian organisasi dan metode sacara lengkap adalah: Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses menajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu:
1. Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan  kerja yang setepat- tepatnya.
2. Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen.
3. Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
4. Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan.
Sejarah Organisasi
“Organisasi adalah kemampuan untuk memanfaatkan kapasitas mental dari semua anggotanya guna menciptakan sejenis proses yang akan menyempurnakan organisasi” – Nancy Dixon, 1994
“Organisasi di mana orang-orangnya secara terus-menerus mengembangkan kapasitasnya guna menciptakan hasil yang benar-benar mereka inginkan, di mana pola-pola berpikir baru dan berkembang dipupuk, di mana aspirasi kelompok diberi kebebasan, dan di mana orang-orang secara terus-menerus belajar mempelajari (learning to learn) sesuatu secara bersama” – Peter Senge, 1990
“Organissasi adalah sebuah kesatuan yang terdiri dari sekelompok orang yang bertindak secara bersama-sama dalam rangka mencapai tujuan bersama” – Burky dan Perry, 1998
Desain Organisasi Formal & informal
Organisasi Formal
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.
Organisasi Informal
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak sd, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain.
Organisasi dapat dilihat dengan cara berbeda, yaitu:
1. Organisasi dalam arti statis
  • Melihat organisasi sebagai sesuatu yang tidak bergerak/diam.
  • Organisasi dipandang sebagai wadah atau alat untuk mencapai tujuan, wadah bekerjasama, wadah bagi administrasi dan manajemen yang memungkinnya bergerak.
  • Organisasi dipandang sebagai jaringan dari hubungan kerja yang bersifat formal yang tergambar dalam bagan organisasi.
  • Organisasi seabagi saluran hierarki kedudukan yang ada yang menggambarkan garis wewenang, garis komando, dan garis tanggung jawab.
2. Organisasi dalam arti dinamis
  • Organisasi merupakan organ yang hidup, selalu bergerak, mengadakan pembagian tugas berdasarkan sistem dan ruang lingkup.
  • Terdiri dari sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
  • 2 kemungkinan dalam organisasi yang dinamis, yaitu kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang, serta kemungkinan organisasi untuk mati.
3. Organisasi sebagai sistem kerja sama
  • Adanya sekelompok orang yang mengadakan kerjasama yang dilandasi oleh kesamaan tujuan.
  • Suatu sistem mengenai pekerjaan-pekerjaan yang dirumuskan dengan baik dan dilengkapi dengan wewenang, tugas, dan tanggung jawab.
  • Adanya spesialisasi fungsi dari suatu tugas bersama.
  • Sistem terencana dari usaha kerjasama dengan memberikan peran kepada setiap orang untuk dijalankan, wewenang, tugas, dan tanggungjawab untuk dilaksanakan.
4. Organisasi sebagai sistem tata hubungan kerja
  • Tata hubungan pribadi
  • Tata hubungan formal
  • Tata hubungan informal
  • Tata hubungan langsung
  • Tata hubungan tidak langsung
  • Tata hubungan vertikal (up/down ward)
  • Tata hubungan horizontal
  • Tata hubungan diagonal (up/down ward diagonal)
5. Organisasi sebagai proses pembagian tugas
  • Suatu proses menetapkan dan mengelompokkan jenis pekerjaan yang diikuti pelimpahan wewenang dan tanggungjawab.
  • Rangkaian bagian-bagian saling tergantung dan berdiri sebagai sebuah satu kesatuan yang utuh.
  • Proses pembagian tugas dan menentukan siapa yang mengemban tugas dan tanggung jawab.
  • Proses kegiatan penyusunan, pengembangan, pemeliharaan dari pola hubungan kerja dari bagian-bagian/individu-individu dalam organisasi. 




TEORI ORGANISASI



 adalah teori yang mempelajari kinerja dalam sebuah organisasi, Salah satu kajian teori organisasi, diantaranya membahas tentang bagaimana sebuah organisasi menjalankan fungsi dan mengaktualisasikan visi dan misi organisasi tersebut. Selain itu, dipelajari bagaimana sebuah organisasi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang didalamnya maupun lingkungan kerja organisasi tersebut.
Menurut Lubis dah Husein (1987) bahwa teori organisasi itu adalah sekumpulan ilmu pengetahuan yang membecarakan mekanisme kerjasama dua orang atau lebih secara sistematis untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Teori organisasi merupakan sebuah teori untuk mempelajari kerjasama pada setiap individu.
Dalam pembahasan mengenai teori organisasi, mencakup masalah teori-teori organisasi yang pernah ada dan berlaku beserta sejarah dan perkembangannya hingga sekarang. Yaitu meliputi teori organisasi klasik, teori organisasi neoklasik dan teori organisasi modern.

TEORI ORGANISASI KLASIK
Teori klasik (classical theory) kadang-kadang disebut juga teori tradisional, yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai dari tahun seribu delapan ratusan(abad 19) yang mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain yang terjadi bila orang-orang bekerja sama.
Dalam teori ini, organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas. Teori ini juga berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :
a.  Teori birokrasi : 
     dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism.
b.  Teori administrasi : 
     dikembangkan atas dasar sumbangan Henry Fayol  dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika.
c.  Manajemen ilmiah : 
     dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor.

TEORI ORGANISASI NEOKLASIK
Teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapan dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya, atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendefinisikan “suatu organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama. Perkembangan teori neoklasik dimulai dengan inspirasi percobaan-percobaan yang dilakukan di Howthorne dan dari tulisan Huga Munsterberg.
Dalam hal pembagian kerja, teori neklasik telah mengemukaan perlunya hal-hal sebagai berikut:
a.  Partiipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan.
b.  Perluasan kerja (job enlargement) sebagai kebalikan dari pola spesialisasi.
c. Manajemen bottom-up yang akan memberikan kesempatan kepada para yunior untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.

TEORI ORGANISASI MODERN
Teori modern ditandai  dengan  ahirnya  gerakan contingency yang
dipelopori Herbert Simon, yang  menyatakan  bahwa teori organisasi  perlu melebihi prinsip-prinsip yang dangkal dan terlalu disederhanakan  bagi suatu kajian mengenai kondisi yang dibawahnya dapat diterapkan  prinsip yang saling bersaing. Kemudian Katz dan  Robert Kahn dalam  bukunya “the social psychology of organization” mengenalkan perspektif  organisasi sebagai  suatu sistem terbuka. Buku tersebut mendeskripsikan  keunggulan-keunggulan perspektif sistem terbuka untuk menelaah hubungan yang penting dari sebuah organisasi dengan  lingkungannya,  dan perlunya organisasi menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang berubah jika organisasi ingin tetap bertahan
Teori modern yang kadang – kadang disebut juga sebagai analisa system pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan an saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan system terbuka.

Sumber :
http://file.upi.edu/Direktori/.../HAND_OUT_TEORI_ORGANISASI.pdf
http://www.anneahira.com/teori-organisasi.htm
Sumber :
bayusetiawan21.wordpress.com 
imstuff-it.blogspot.com

Rabu, 13 Januari 2016

Object Oriented Programming Lazarus Free Pascal

Object Oriented Program Lazarus Free pascal
Pengertian OOP
OOP (Object Oriented Programming) adalah suatu metode pemrograman yang berorientasi objek. Tujuan dari OOP yaitu untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada di kehidupan sehari-hari. setiap bagian dari permasalahan adalah objek, dan objek itu sendiri merupakan gabungan dari beberapa objek.
Disini saya akan memberikan sebuah contoh dari penerapan OOP, yaitu sebuah penerapan dalam kendaraan dimana Alat transportasi sebagai sebauh Class dan objecknya terdiri dari Mobil, Pesawat terbang, kapal laut. Alat transportasi tersebut terbentuk dari kumpulan objek-objek yang lebih kecil dan saling berhubungan satu sama lainnya, saling berinterasi, berkomunikasi dan saling mengirim pesan kepada objek-objek lainnya. begitu pula dengan program, sebuah program memiliki objek yang besar yang terdiri dari objek objek yang lebih kecil agar lebih mudah untuk dikembangkan. objek objek tersebut akan saling berinteraksi satu sama lain sehingga program tersebut dapat dijalankan.
Pengertian Class
Class adalah merupakan penggambaran dari sebuah objek atau benda,sifat objek, dan juga apa yang bisa dilakukan oleh objek tersebut. class berfungsi untuk menampung objek objek dan method(behaviour) yang ada.
contohnya: Alat Transportasi

Pengertian Objek
Objek adalah bentuk nyata dari sebuah class dan dapat di lihat, di pegang,dan dirasakan.
contohnya: class Alat Transportasi maka objeknya Mobil, Pesawat terbang, dan kapal laut

Pengertian Method
Method adalah suatu operasi berupa fungsi fungsi yang dapat dikerjakan atau sesuatu yang dapat dilakukan oleh sebuah objek
contoh dalam kehidupan sehari hari yaitu: 
  • super class: Kendaraan
  • class:Alat Transportasi
  • objek: Mobil, Pesawat terbang, dan Kapal
  • method: Cara Berjalan atau bergerak

Konsep-konsep object oriented programming.

1. Enkapsulasi adalah suatu mekanisme untuk menyembunyikan atau memproteksi suatu proses dari kemungkinan interferensi atau penyalahgunaan dari luar sistem dan sekaligus menyederhanakan penggunaan sistem itu sendiri.

2. Pewarisan adalah konsep dimana suatu objek memiliki sejumlah prilaku yang sama yang dimiliki oleh objek lain dalam suatu hirarki tertentu.

3. Polymorphis adalah konsep dimana beberapa objek dapat memiliki metode yang sama dengan aksi yang berbeda. Dalam konsep yang lebih umum polymorphis disebut dengan istilah suatu interface, banyak aksi.

Didalam bahasa Pascal Setiap baris program yang anda tulis merupakan bagian dari suatu objek. Yang terpenting dengan memanfaatkan konsep ini maka anda dapat mengganti objek-objek yang menyusun subsitem ini dengan objek lainnya tanpa menggangu keseluruhan sistem, memiliki prilaku dari objek lain dan memiliki metode yang sama dengan aksi yang berbeda. Selamat berinteraksi dengan OOP (Object Oriented Programming) Lazarus Free pascal.



Kamis, 07 Januari 2016

PROPOSAL USAHA (TUGAS MANAJEMEN UMUM)

1.1 Latar Belakang
Saat ini banyak sekali remaja yang mengutamakan penampilannya, mereka sering menggunakan aksesoris untuk menunjang penampilannya ketika di sekolah, kampus, lingkungan tempat ia tinggal, atau ketika sedang hang out dengan teman-temannya.
Remaja saat ini sangat peka terhadap penampilannya. Mulai dari memakai gelang, kalung, anting,bros, dan lain sebagainya. Dari segi harga pun relative murah, maka dari situlah saya tertarik untuk membuat rencana bisnis tentang usaha penjualan aksesoris.
Dalam menjalankan suatu bisnis yang pertama adalah bagaimana kita menciptakan suatu inovasi baru, dimana nantinya aksesoris yang ingin saya pasarkan adalah aksesoris yang lebih unik, lebih awet, dan dijamin digemari oleh para remaja.
Dalam menjalankan suatu bisnis tidak lupa juga kita harus berani mencoba, jangan takut gagal dan berani megambil resiki yang mungkin terjadi.
1.2 Visi dan Misi Usaha
Visi
Menjadikan Aneka Aksesoris yang terbaik dalam memberikan pelayanan kepada konsumennya serta memberikan kepuasan yang lebih bagi pelanggan.
C. Misi
1. Berusaha memberikan pelayanan sebaiknya kepada konsumen
2. Mampu menjamin kepuasan konsumen
3. Tidak melakukan kecuarangan-kecurangan yang dapat merugikan konsumen
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Manajemen
Nama Usaha       : SM Accesories
Bidang Udsaha   : Accesories
Nama Ketua       :  Lusi Nurlita
Karyawan            : Primantha Evelin                           pemasaran
                              Karina Febri M                              laporan
                              Darujatun Mursyid                        pemasaran
                              Selma Pramatana                           keuangan
                       
B.    Pemasaran
Produk yang ditawarkan          : Buff, Dompet, Gelang, Kalung, Bross, Scraft, Tas, Tas Kosmetik, Anting,            Parfum
Sasaran Konsumen                  : Mahasiswa dan Mahasiswi
Wilayah Pemasaran                : Berbagai tempat-tempat mulai dari Kota Tua,
 sekitar tempat tinggal dan juga kampus.
 BAB III
A.    Rencana Keuangan
Biaya Produksi
1.    Biaya Variabel
No.
Keterangan
Harga per buah
1.     
Gelang
Rp 3.000
2.     
Kalung
Rp 5.000
3.     
Kalung Liontin
Rp 15.000
4.     
Buff
Rp 15.000
6
Parfum
Rp 8.000
6
Tas
Rp 40.000

Tas Kosmetik
Rp 8.000

Scraft
Rp 10.000

Anting
Rp 3.000

Bross
Rp 5.000

Gantngan Kunci
Rp5.000

Dompet
Rp25.000
2.    Biaya Tetap
Karena kita mengambil makana untuk dijual kembali (reseller) maka dari itu tidak ada biaya tetap semua masuk ke biaya variabel yang sewaktu-waktu dapat berubah.
            Laporan Usaha
·           Pengeluaran / Harga Beli        :
No
Nama Barang
Harga Modal
Jumlah
Total
1
Gelang
850
24
20.000

Kalung
1.500
12
18.000

Kalung Liontin
5.000
12
60.000

Buff
5.000
12
60.000

Parfum
3.000
12
36.000

Tas
35.000
6
210.000

Tas Kosmetik
5.000
12
60.000

Anting
1.500
12
18.000

Bross
2.500
12
30.000

Gantungan Kunci
1.500
12
18.000

Scraft
4.000
6
24.000

Dompet
15.000
6
90.000
TOTAL
Rp. 644.000,00

                                                 
·           Pemasukan      / Harga Jual     :
No
Nama Barang
Harga Jual
Jumlah
Total
1
Gelang
3.000
24
72.000

Kalung
5.000
12
60.000

Kalung Liontin
15.000
12
180.000

Buff
12.000
12
144.000

Parfum
8.000
12
96.000

Tas
40.000
6
240.000

Tas Kosmetik
8.000
12
96.000

Anting
3.000
12
36.000

Bross
5.000
12
60.000

Gantungan Kunci
5.000
12
60.000

Scraft
8.000
6
48.000

Dompet
25.000
6
150.000
TOTAL
Rp. 1.242.000,00
·         
  Untung / Rugi                   :
Pemasukan - Pengeluaran = Rp. 1.242.000 – Rp 644.000 = Rp 598.000,-
Total keuntungan Rp.598.000,-
BAB IV
A.    Kesimpulan
Kami hanya melakukan penjualan dari tanggal 7 Desember – 31 Desember, Karena penjualan bertabrakan dengan jadwal ujian tengah semester jadi anggota ditugskan untuk menjual di sekitar rumah, dan di hari minggu kami melakukan penjualan di daerah wisata kota tua, ketika ujian selesai kami melanjutkan penjualan di kelas-kelas. Usaha menjadi reseler aksesoris membutuhkan kesabaran untuk menawarkan produk, namun setelah dijalani usaha ini sangat menjanjikan,usaha ini juga dapat menjadi alternatif usaha untuk mahasiswa ataupun berbagai orang yang mempunyai tekad dan serius dalam memulai usaha.
BARANG YANG DIJUAL












ANGGOTA KELOMPOK
1.     SELMA PRAMATANA

2.      LUSI NURLITA SIAGIAN 

 3.     DARU JATUN MURSYID
 

4.     PRIMANTHA EVELINE
 

       

       
       


5. KARINA FEBRI MIRANDA